0
Dikirim pada 12 Februari 2011 di Tausiah

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada di situ 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun. Apa yang terjadi ? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun ? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu ! Bagaimana dia makan ? Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya…. AHHHH! Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta ? Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI… ! ••• Sumber : Cerita Motivasi •••



Dikirim pada 12 Februari 2011 di Tausiah
comments powered by Disqus
Profile

Hamba Allah yang selalu berusaha untuk tetap istiqomah.... Biarlah Allah saja yang menyemangati kita sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita. Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita karena perhatian manusia menghanyutkan keikhlasan. Semoga Allah menjadikan kita pribadi bermakna. Saat berbaur menyemangati yang lain... Saat sendiri menguatkan dirinya sendiri... Dan Ketika Harus ada perpisahan ku ingin kelak ketika kalian mendengar orang lain menyebut namaku kalian akan tersenyum sambil berkata owh I see :) More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 120.747 kali


connect with ABATASA